• 0823 5894 3300
  • pengaduandisdukcapil@gmail.com
  • Jl. G. Obos XI/Ir. Soekarno
    Palangka Raya 73111
    Kalimantan Tengah
    Indonesia

FAQ/Tanya Jawab

Apakah KTP-el akan kadaluwarsa (Habis Masa Berlakunya)?

KTP-el tidak pernah kadaluwarsa. Sesuai SE Mendagri 470/296/SJ tentang KTP-el berlaku seumur hidup tanggal 29 Januari 2016 bahwa KTP-el BERLAKU SEUMUR HIDUP. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 101 huruf c, UU No. 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2006 ttg Adminduk. Jika ada perubahan elemen data, pergantian status, atau kehilangan dan kerusakan, maka KTP-el dapat dicetak ulang, dengan catatan tersedianya blangko KTP-el. Foto dan tanda tangan dapat dirubah, untuk kepentingan personal dari penduduk.

Apabila saya pernah melakukan perekaman KTP-el di tempat lain, kemudian pindah ke Kota Palangka Raya, untuk mendapatkan KTP-el Kota Palangka Raya apakah saya perlu melakukan perekaman ulang?

Tidak perlu melakukan perekaman ulang, sebab bila (sengaja/tidak sengaja) melakukan perekaman KTP-el lebih dari 1 (satu) kali akan menyebabkan terjadinya data ganda (Duplicate Record) yang berakibat pada tidak bisa dicetaknya KTP-el, dan mengharuskan Anda mengurusnya ke Disdukcapil untuk konfirmasi dan menghapus salah satu data Anda yang ganda tersebut.

Mengapa sering terjadi kasus data NIK tidak sinkron dengan KK atau data NIK tidak ditemukan, terutama saat penduduk mendaftar pada lembaga seperti perbankan, pertanahan, BKN, dll?

Sampai saat ini, permasalah ini memang masih terjadi karena proses integrasi data kependudukan dengan data yang dimiliki oleh lembaga pengguna seperti perbankan, pertanahan, dll itu masih terus dilakukan.
Data yang digunakan oleh lembaga pengguna adalah Data Warehouse/Gudang Data (kumpulan data hasil konsolidasi dan pembersihan hasil pelayanan pendaftaran Penduduk dan pencatatan sipil di kabupaten/kota), jadi bukan Data pelayanan yang sifatnya dinamis dan berubah setiap hari.
Sebagai contoh Sensus Penduduk Online Tahun 2020 ini, BPS menggunakan data kependudukan hasil konsolidasi dan pembersihan tahun 2019, jadi untuk penduduk yang melakukan perubahan data seperti, pindah alamat, perubahan status, penambahan anggota keluarga baru, dll. pada tahun 2020 ini akan mengalami permasalahan antara NIK dan Nomor KK (tidak sinkron), sebab nomor KK itu sifatnya dinamis dan berubah setiap penduduk mengganti KK. Solusinya adalah dengan menghubungi Disdukcapil setempat dan melakukan update data, atau menghubungi langsung Call Center Ditjen Dukcapil.

Apa saja layanan administrasi kependudukan yang tidak membutuhkan pengantar RT/RW, Desa/Kelurahan?

Dengan terbitnya Perpres No. 96 Tahun 2018, dari 22 jenis layanan Administrasi Kependudukan, hanya satu jenis layanan yang membutuhkan pengantar RT/RW, Desa/Kelurahan, yaitu Pencatatan Biodata Penduduk, sedangkan 21 jenis layanan lainnya tidak membutuhkan pengantar RT/RW, Desa/Kelurahan lagi. Selengkapnya silahkan klik disini

Misal seorang ibu hamil tinggal/berdomisili di Kota A, namun sang ibu hamil tadi memilih/terpaksa untuk melahirkan di Kota B, di manakah ia harus mengurus Kutipan Akta Kelahiran Anaknya?

Sejak UU No.24/2013 ttg Perubahan UU No. 23/2006 ttg Adminduk, Pelaksanaan Pencatatan Sipil didasarkan pada asas domisili atau tempat tinggal atas terjadinya Peristiwa Penting yang dialami oleh seseorang dan/atau keluarganya. Dalam penjelasan Pasal 27 ayat (1) dikatakan "Pelaporan kelahiran oleh Penduduk dilaksanakan di Instansi Pelaksana tempat Penduduk berdomisili. Jadi menjawab pertanyaan di atas, ibu tadi harus mengurus Kutipan Akta Kelahiran anaknya di Disdukcapil tempat dia berdomisili (Kota A).

Misal seorang ibu yang tinggal di Kota A ingin mengurus Kutipan Akta Kelahiran anaknya, namun ayah anak ibu tersebut tinggal di Kota B (beda domisili), di manakah ibu tersebut dapat mengurus Kutipan Akta Kelahiran Anaknya?

Untuk anak yang kedua orang tuanya berbeda domisili (beda kab/kota), Pencatatan Kelahiran Anak bisa dilakukan disalah satu Disdukcapil kab/kota tempat orang tuanya berdomisili.

Bagaimana cara cek keaslian dokumen kependudukan dengan scan QR Code?